Sunday, August 8, 2010

Mengenali Indonesia di Jakarta

"Pagi ini kita ke Taman Mini Indonesia Indah," kata Mas Arnanto. Kami merasa gembira kerana berpeluang melawat taman wisata yang terkenal itu. Meskipun sudah beberapa kali ke Jakarta, tetapi kami tidak pernah ke TMII kerana kesuntukan waktu. Bahawa pada kali ini, kami dibawa untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), ia merupakan satu peluang yang tidak mungkin dilepaskan.
Hari itu, hari pertama kami berada di Jakarta. Kami mencuri waktu untuk mengunjungi TMII , taman seluas 100 hektar yang menempatkan hampir seluruh aspek kebudayaan Indonesia.
Ketika kami tiba, pengunjung dari seluruh pelusuk Indonesia berpusu-pusu untuk melihat taman yang mulai dibangun pada tahun 1971 dan diilhamkan oleh Ibu Tien Suharto. Projek bernilai USD26 juta itu dibuka pada 1975 dan memiliki koleksi rumah adat yang mewakili hampir seluruh provinsi di Indonesia dan setiap rumah adat mempamerkan kraftangan, pakaian tradisi dan barang-barang lainnya yang mewakili kebudayaan daerah masing-masing.
Di tengah-tengah taman terdapat tasik besar di mana pengunjung dapat mendayung sepeda air mengelilingi pulau-pulau buatan yang menggambarkan peta Indonesia. Selain itu, pengunjung juga dapat mengelilingi taman dengan menggunakan kereta gantung (skylift) atau kereta monorel. Taman itu juga dilengkapi dengan berbagai muzium, restoran, kebun orkid dan taman burung yang berada di dalam kurungan yang sangat besar.
Selepas mengelilingi TMII dengan kereta yang dipandu Pak Ilham, kami meninggalkan taman itu untuk mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol.
Kebetulan hari itu, hari minggu. Taman Impian Jaya Ancol adalah taman rekreasi paling terkenal di Jakarta. Terletak di pinggir Teluk Jakarta, antara Sunda Kelapa di barat dan Tanjung Priok di Timur, Taman Impian Jaya Ancol merupakan taman rekreasi yang luas dan memiliki pelbagai prasarana permainan, kesenian dan hiburan malam yang beroperasi nyaris tanpa henti. Di sini terdapat pelbagai fasiliti termasuk hotel, kelab malam, teater dan sebagainya.
"Mari naik gondola". Kami tidak menolak ajakan Arnanto, pegawai pengiring kami dari KJRI Kota Kinabalu itu untuk menaiki kereta skylift. Dengan menaiki gondola, kami melihat pemandangan pantai Ancol. Sesungguhnya, Ancol menyediakan pelbagai kemudahan untuk berekreasi mulai dari anak-anak hingga dewasa, siang atau malam hari
Ancol mulai dibangun pada tahun 1962 diatas tanah tebus guna. Ancol menjadi pusat rekreasi bagi keluarga, bukan saja yang datang dari Jakarta tetapi juga dari seluruh Indonesia untuk menikmati berbagai daya tarikan yang tersedia. Salah satu daya tarikan yang popular, khususnya di kalangan anak-anak ialah Dunia Fantasi. Terdapat berbagai alat permainan mulai dari yang santai hingga yang menegangkan urat saraf.
Sebagai kawasan pelancongan, Taman Impian Jaya Ancol ternyata sudah berdiri sejak abad ke-17. Waktu itu, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Adriaan Valckenier, memiliki rumah peristirahatan sangat indah di tepi pantai. Seiring perjalanan waktu, kawasan itu kemudian berkembang menjadi tempat wisata.
Sayangnya, ketika Perang Dunia II meletus disusul perang kemerdekaan, Ancol terlupakan. Bagaimanapun Presiden Soekarno. berhasrat untuk membangun kawasan itu sebagai tempat pelancongan. Pada Disember 1965, Bung Karno mengarahkan Gubernur DKI Jaya waktu itu, dr. Soemarno untuk melaksanakan pembangunan projek Taman Impian Jaya Ancol.
Proyek pembangunan ini baru terlaksana di bawah pimpinan Ali Sadikin yang ketika itu menjadi Gubernur Jakarta. Pembangunan Ancol dilaksanakan oleh PD Pembangunan Jaya di bawah pimpinan Ir. Ciputra.
Kini, Taman Impian Jaya Ancol yang berdiri pada kawasan seluas 552 hektar, telah menjadi tempat pelancongan dan rekreasi permainan terbesar dan terlengkap di Indonesia.
Antara objek pelancongan di Ancol ialah Dunia Fantasi,Gelanggang Samudra Atlantis Water Adventure - gelanggang renang terbesar di Ancol,Pasar Seni ,Seaworld Indonesia, Marina , Pantai Carnaval,Pantai Festival ,Taman Pantai ,Hailai Mercure,Padang Golf Ancol ,Kereta Gantung Gondola ,Ice World ,Pulau Bidadari , hotel dan sebagainya.
Sesungguhnya, Kunjungan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan Taman Impian Jaya Ancol mampu memperkayakan pengalaman dan mampu merubah persepsi kita tentang Jakarta. Jakarta bukan sekadar ibu kota Indonesia tetapi memiliki koleksi `mini Indonesia' yang terlengkap di Taman Mini Indonesia Indah selain mempunyai taman rekreasi terbesar dan terlengkap di Indonesia.

No comments: